Informasi › Berita
  • Borong 21 Emas di UDG Bali, Badung Tak Mau Terbuai: Pembinaan Diperkuat, Regenerasi Digenjot

    I NYOMAN GEDE ARDI YANA PUTRA, S.KOM

    Senin, 21 September 2026 08:39 WITA | 79 kali dibaca

    Borong 21 Emas di UDG Bali, Badung Tak Mau Terbuai: Pembinaan Diperkuat, Regenerasi Digenjot
    Foto : Borong 21 Emas Di Udg Bali, Badung Tak Mau Terbuai: Pembinaan Diperkuat, Regenerasi Digenjot

    Badung tak mau terlena setelah keluar sebagai Juara Umum Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026. Dari 37 wimbakara yang dilombakan, kontingen Badung memborong 21 piala emas, 11 perak, 3 perunggu dan 2 juara harapan.

     

    "Keberhasilan ini bukan hasil kerja semalam. Kuncinya ada pada tiga hal: pembinaan yang terstruktur dari tingkat desa hingga kabupaten, sinergi yang kuat antara Dinas Kebudayaan dengan Widya Sabha Kabupaten Badung, Widya Sabha kecamatan maupun Widya Sabha Desa, serta dukungan Desa Adat yang berkomitmen melestarikan budaya Bali," kata Kepala Disbud Badung, I Gede Sukadana, S.Ag., M.Si., Kamis (17/9/2026).

     

    Keberhasilan pembinaan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan penuh Bupati Badung terhadap upaya pelestarian dan pengembangan seni, tradisi dan budaya Bali.

     

    "Dukungan penuh dari Bapak Bupati Badung menjadi kekuatan penting dalam menjaga keberlanjutan pembinaan seni dan budaya di Kabupaten Badung. Ini bukan semata-mata tentang pencapaian dalam sebuah kompetisi, tetapi juga merupakan bentuk investasi peradaban, sekaligus komitmen untuk terus menggali, melestarikan dan mengembangkan tradisi, seni dan budaya sebagai bentuk pertanggungjawaban kita kepada generasi penerus di Kabupaten Badung," ungkapnya.

     

    Selain sistem pembinaan, menurutnya, komitmen peserta dan pembina menjadi bagian penting di balik raihan 21 emas tersebut.

     

    "Yang terpenting, komitmen para peserta dan pembina yang berlatih dengan tulus dan penuh dedikasi. Kami meyakini Utsawa Dharma Gita bukan hanya lomba, melainkan wujud nyata pelestarian sastra dan nilai-nilai keagamaan Hindu yang diwariskan turun-temurun. Ketika semangat itu dijaga bersama, hasil maksimal menjadi buah yang wajar kita petik," ujarnya.

     

    Meski menjadi juara umum, Badung tidak menganggap seluruh pekerjaan selesai. Sejumlah wimbakara dinilai belum memberikan hasil maksimal dan akan menjadi bahan evaluasi.

     

    "Kami bersyukur atas capaian ini, namun tetap rendah hati untuk mengevaluasi diri. Masih ada beberapa wimbakara yang belum membuahkan hasil maksimal, dan ini menjadi catatan penting bagi kami untuk memetakan kembali kategori mana yang pembinaannya perlu diperkuat," jelasnya.

     

    Evaluasi akan menyasar kompetensi dan regenerasi pembina, metode pembinaan hingga pemerataan pembinaan ke desa-desa yang selama ini belum banyak terwakili.

     

    "Keunggulan di satu bidang tidak boleh membuat kami lengah pada bidang lain," tegas Sukadana.

     

    Pola pembinaan Badung selama ini dimulai dari tingkat desa. Di sejumlah desa, Widya Sabha telah menjalankan latihan Dharma Gita secara rutin, termasuk kakawin, geguritan dan kidung.

     

    Menjelang kompetisi, pembinaan diperkuat melalui UDG tingkat kabupaten. Para pemenang kemudian menjadi calon duta Badung ke tingkat Provinsi Bali dan mendapat pemusatan latihan dari Widya Sabha Kabupaten Badung.

     

    "Jadi ada dua lapis pembinaan: fondasi yang dibangun terus-menerus, dan pemantapan yang dilakukan terarah menjelang kompetisi," ungkapnya.

    Setelah sukses meraih 21 emas, regenerasi menjadi salah satu perhatian Badung. Sukadana menyebut minat anak-anak dan remaja terhadap Dharma Gita mulai menunjukkan perkembangan positif.

     

    "Ini yang paling menggembirakan hati kami. Minat generasi muda Badung terhadap Dharma Gita menunjukkan tren yang terus membaik. Semakin banyak anak-anak dan remaja di Kabupaten Badung yang tertarik dan termotivasi untuk menekuni Dharma Gita," imbuhnya.

     

    Menurut Sukadana, motivasi mereka beragam. Ada yang memiliki minat dan bakat, ingin mengejar prestasi, hingga memiliki kesadaran untuk melestarikan Dharma Gita sebagai warisan leluhur.

     

    Untuk memperluas regenerasi, pihaknya pun akan memperkuat pembinaan di sekolah, sanggar tingkat banjar dan desa, serta komunitas anak muda pencinta sastra Bali.

     

    "Kami menyadari pendekatan lama saja tidak cukup. Karena itu, Dinas Kebudayaan Badung terus mendorong integrasi Dharma Gita ke dalam kegiatan sekolah, penguatan sanggar-sanggar di tingkat banjar dan desa, serta pembentukan komunitas-komunitas anak muda pencinta sastra Bali," terangnya.

     

    Media digital dan media sosial juga akan dimanfaatkan untuk mendekatkan Dharma Gita dengan generasi muda melalui konten pembelajaran singkat dan dokumentasi kreatif latihan maupun perlombaan.

     

    Setelah menjadi juara umum tingkat Bali, para peraih emas kini disiapkan menghadapi UDG Nasional yang akan berlangsung di Palu, Sulawesi Tengah, pada 2027.

     

    Badung akan memberikan pembinaan lanjutan dengan pendampingan maestro dan akademisi sastra Bali, penguatan mental bertanding serta simulasi kompetisi tingkat nasional.

     

    "Kami tidak ingin berhenti pada euforia juara umum tingkat provinsi. Ke depan, para peraih emas akan mendapatkan pembinaan lanjutan yang lebih intensif dan terukur, termasuk pendampingan oleh para maestro dan akademisi sastra Bali, penguatan mental bertanding di level nasional, serta simulasi kompetisi untuk membiasakan mereka dengan atmosfer yang lebih besar," jelas Sukadana.

     

    Pemkab Badung juga akan berkoordinasi dengan Pemprov Bali dalam mempersiapkan kontingen Bali menuju Palu.

     

    "Bagi kami, ini bukan lagi soal membawa nama Badung, tetapi mengemban amanah membawa nama Bali di kancah nasional dengan penuh kehormatan," tutupnya.


    Bagikan
Survei Icon

Bagaimana Pengalaman Anda?

Pendapat Anda sangat berarti bagi kami. Mari berpartisipasi dalam Survei Kepuasan Layanan Website Pemerintah untuk membantu meningkatkan kualitas pelayanan Pemerintah Kabupaten Badung.

TENTANG

Pemerintah Kabupaten Badung

Ini adalah website resmi Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, Indonesia.

Alamat
Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

Media Sosial

KONTAK KAMI

  • Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

  • diskominfo@badungkab.go.id

  • www.badungkab.go.id

FACEBOOK