Informasi › Berita
  • Jelang Pelaksanaan Upacara Melasti dan Nyepi Caka 1948, Dishub Badung Gelar Rapat Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan

    Admin Web Badung

    Kamis, 12 Maret 2026 15:47 WITA | 41 kali dibaca

    Jelang Pelaksanaan Upacara Melasti dan Nyepi Caka 1948, Dishub Badung Gelar Rapat Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan
    Foto : Jelang Pelaksanaan Upacara Melasti Dan Nyepi Caka 1948, Dishub Badung Gelar Rapat Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan

    Menjelang pelaksanaan upacara melasti dan Nyepi Caka 1948, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perhubungan menggelar Rapat Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan. Berlangsung di ruang rapat Kepala Dinas Perhubungan, pada kamis pagi, 12/3.


    Rapat dipimpin  Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Badung sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung I Made Gede Wiryantara Adi Susandi, Kasat Lantas Polres Badung, AKP Ni Luh Tiviasih, Bendesa Adat Kerobokan Anak Agung Ngurah Putra Surya Ninggrat, Bendesa Adat Padang Luwih, Ketut Adi Ardana, Bendesa Adat Padangsambian, I Made Sumawa, serta perwakilan Pecalang.


    Sekretaris Dinas Perhubungan Made Gede Wiryantara Adi Susandi,  menjelaskan Rapat Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan berfokus pada jalur yang akan dipergunakan saat upacara melasti, pengerupukan dan Nyepi Caka 1948. Untuk Upacara melasti akan digelar mulai tanggal 15,16 dan 17 Maret 2026 mendatang. Beberapa tempat yang akan digunakan yaitu di Pantai Kuta, Pantai Petitenget, Pantai Batu Bolong, Pantai Seseh dan Pantai Melasti. 


    Khusus di wilayah Kerobokan pihaknya menyebut akan diberlakukan Contra flow atau melawan arah karena di wilayah Kerobokan Kelod tengah diterapkan Rekayasa lalu lintas sistem satu arah mulai tanggal 14 Desember 2025. Sedangkan pelaksanaan melasti wilayah lainnya seperti biasa. 

     

    Mengantisipasi kepadatan lalu lintas disiagakan juga personel di Simpang Kerobokan, Semer , Petitenget dan simpang padat lalu lintas lainnya serta pengaturan lalu lintas di persimpangan melalui ATCS (Area Traffic Control Sistem). 

     

    Rangakaian melasti yang akan menuju Pantai Petitenget dimulai dari Wilayah Desa Adat Padang Luwih, Desa Adat Kerobokan ke- Selatan. Sampai di Simpang Semer ada contraflow ke arah selatan. “ Jadi arus lalu lintas akan ditahan di persimpangan Petitenget. Dari timur Jalan Gunung Sanghyang, ditahan. Kemudian Masyarakat yang melakukan pemelastian akan berjalan ke Selatan, dari Simpang Semer menuju simpang Petitenget, setelah itu menuju ke arah barat. Ujar Gede Wiryantara.


    Pihaknya mengatakan, pemelastian akan  dimulai dari jam 07.00 Wita. Iringan pemedek dari Desa  Adat Padang Luwih, Desa Adat Kerobokan dan Desa Adat Padang Sambian tiba di Pantai Petitenget jam 11.00 Wita. Dilanjutkan dengan pelaksanaan upacara melasti di Pantai Petitenget yang diperkirakan selesai jam 13.00 Wita. 

     

    “Rute-rute yang ditempuh dari Selatan juga ada, dari Padang Sambian Kelod, dari Jalan Bidadari kemudian ke Jalan Mertanadi ke arah Selatan, di Simpang Sunset Road, menuju Jalan Raya Taman Basangkasa, kemudian terus kearah barat menuju Jalan Kayu Aya, sampai ke pantai Petitenget. Dan untuk baliknya yang melakukan contraflow adalah yang dari Padang Sambian Kelod, Dimana pulangnya dari Jalan Kayu Aya, kearah timur. Lawan arah contraflow sampai kembali kearah semula “. Kata Gede Wiryantara.


    Selain itu, dalam pelaksanaan pawai ogoh-ogoh, Dishub Badung telah menyiapkan beberapa titik seperti Bundaran Dalung, Simpang Tiga Gatsu Barat, Simpang Kerobokan Gunung Sang Hyang, dan Simpang Petitenget. Jadi personel yang kami terjunkan dari Dinas Perhubungan berjumlah 159 orang, ditambah 4 orang petugas untuk derek . Ujarnya 


    Parade ogoh-ogoh diharapkan selesai pukul 23.00 Wita. Hal ini karena Dinas perhubungan Kabupaten Badung akan mematikan lampu penerangan jalan mulai jam 24.00 Wita,  yang akan menyebar ke lokasi mulai jam 22.00 Wita, dan dihidupkan lagi setelah pelaksanaan Nyepi esok harinya. “Jadi seluruhnya, traffic light, warning light, semua akan kita padamkam mulai pukul 24.00 Wita” Kata Gede Wiryantara.


    Demi terciptanya kelancaran lalu lintas, pihaknya menghimbau pengguna jalan yang melewati jalur pemelastian, agar senantiasa mengindahkan arahan dari petugas Dishub. “ Kami akan siagakan petugas, dari kepolisian, dari Dinas Perhubungan, juga dari Pecalang. Asalkan Masyarakat mau mengikuti alur yang sudah ditentukan, yang diarahkan oleh petugas, saya rasa akan tercipta keamanan dan kelancaran lalu lintas”. Imbuhnya.


    Bagikan

TENTANG

Pemerintah Kabupaten Badung

Ini adalah website resmi Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, Indonesia.

Alamat
Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

Media Sosial

KONTAK KAMI

  • Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

  • 0361 419888

  • diskominfo@badungkab.go.id

  • www.badungkab.go.id

FACEBOOK