Informasi › Berita
  • Sambut Tahun Baru Caka 1948, Sabha Yowana Desa Adat Kapal Gelar Lomba Ogoh-Ogoh

    Admin Web Badung

    Senin, 2 Maret 2026 13:47 WITA | 47 kali dibaca

    Sambut Tahun Baru Caka 1948, Sabha Yowana Desa Adat Kapal Gelar Lomba Ogoh-Ogoh
    Foto : Sambut Tahun Baru Caka 1948, Sabha Yowana Desa Adat Kapal Gelar Lomba Ogoh-ogoh

    Sabha Yowana Palwa Negara Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, kembali meneguhkan komitmennya dalam melestarikan budaya Bali. Salah satunya, melalui perlombaan seni pembuatan ogoh-ogoh, Caka 1948. Penilaiannya berlangsung di 17 Banjar Adat se-Desa Adat Kapal, pada Sabtu malam, 28/2.

     

    Tim juri yang berjumlah tiga orang, didampingi pengurus Sabha Yowana Desa Adat Kapal menilai karya ogoh-ogoh ST. Dharma Kerthi (Banjar Tegal Saat Delodan), ST. Eka Dharma (Banjar Tegal Saat Baleran), ST. Putra Tunggal (Banjar Belulang), ST. Taruna Jaya (Banjar Tambak Sari), ST. ARMADA (Banjar Muncan), ST. Samitha Dharma (Banjar Gegadon), ST. Asti Graha (Banjar Langon), ST. Abdi Karya (Banjar Ganggasari), ST. Taruna Karya (Banjar Pemebetan), ST. Dharma Karya (Banjar Peken Delodan), ST. Bhakti Karya (Banjar Peken Baleran), ST. Putra Jaya (Banjar Titih), ST. Eka Bhakti (Banjar Basang Tamiang), ST. Kalpika (Banjar Celuk), ST. BRUMA (Banjar Uma), ST. Wira Karya (Banjar Cepaka), dan ST. RUPPPA (Banjar Panglan).

     

    Ketua Sabha Yowana Desa Adat Kapal, I Made Yudi Dwipayana, S.A.P., M.A.P., menjelaskan lomba ogoh-ogoh se-Desa Adat Kapal mengusung tema Dharmaning Jnana Loka. Tema tersebut bermakna Pelestarian Budaya Melalui Pengetahuan dan Kreatifitas Yowana Desa Adat Kapal. 

     

    Penyelenggaraan lomba ogoh-ogoh antar STT se-Desa Kapal memiliki tujuan positif, guna memberikan ruang bagi sekaa teruna untuk menyalurkan bakat seni serta mengukur kemampuan  dalam pembuatan ogoh-ogoh. 

     

    “Kita di Yowana Desa Adat Kapal harus bisa mewadahi sekaa teruna kita di Desa Adat Kapal untuk bisa berkarya dan menampilkan kreasi-kreasi dari anak muda itu sendiri”. Ujar Yudi Dwipayana.

     

    Ketua panitia lomba ogoh-ogoh se-Desa Adat Kapal I Putu Gede Ari Wirawan, S.T. menambahkan, ada kriteria khusus dalam pembuatan ogoh-ogoh, yakni dengan mengusung konsep lokal Banjar. “ Pada tahun ini kami mengusung konsep lokal Banjar. Baik itu dari arsitek ogoh-ogoh dan tukang catnya itu sendiri. Ujar Ari Wirawan.

     

    Melalui konsep lokal Banjar, masing-masing sekaa teruna diharapkan dapat menemukan dan menggali potensi terbaiknya, khusunya dalam seni pembuatan ogoh-ogoh. “Dengan konsep lokal Banjar ini, masing-masing Banjar menggali potensinya masing-masing, untuk mewujudkan sekaa teruna yang lebih maju kedepannya”. Kata Ari Wirawan.

     

    Salah satu tim juri, I Wayan Juliarta yang lebih akrab disapa Gadink Tattoo, menjelaskan beberapa kriteria dalam penilaian mencakup : anatomi, rancangan, ekspresi, dan kreatifitas. Menurutnya ogoh-ogoh di Desa Kapal yang dibuat oleh seniman lokalnya, sudah mampu menyuguhan karya yang baik. 

     

    “Kreatifitas anak muda di Desa Adat kapal ini saya acungi jempol, artinya mereka berani mengambil sikap untuk membuat ogoh-ogoh dengan menggunakan arsitek lokal banjar. Saya salut sekali. Di Desa Adat Kapal ini sudah berani berinovasi”. Ujar Wayan Juliarta. 

     

    Bendesa Adat Kapal, I Ketut Sudarsana, menyampaikan melalui lomba ogoh-ogoh yang diselenggarakan oleh Yowana Palwa Negara Desa Adat Kapal, diharapkan akan menumbuhkembangkan semangat kebersamaan sekaa teruna se-Desa Adat Kapal. “Harapan saya kepada generasi muda, tumbuh rasa kebersamaan, menguatkan interaksi sosial yang positif. Dalam kebersamaan itu akan mampu membuat Desa itu lebih maju, dinamis dan aman”. Ujar Ketut Sudarsana.


    Bagikan

TENTANG

Pemerintah Kabupaten Badung

Ini adalah website resmi Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, Indonesia.

Alamat
Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

Media Sosial

KONTAK KAMI

  • Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

  • 0361 419888

  • diskominfo@badungkab.go.id

  • www.badungkab.go.id

FACEBOOK