Informasi › Berita
-
Pemkab Badung Gelar Bhakti Penganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung untuk Pererat Persaudaraan Umat
Badung Kab.
Minggu, 12 Juli 2026 17:41 WITA | 460 kali dibaca
Foto : Pemkab Badung Gelar Bhakti Penganyar Di Pura Mandhara Giri Semeru Agung Untuk Pererat Persaudaraan Umat Pemerintah Kabupaten Badung melaksanakan upacara Bhakti Penganyar dan bakti penyineban di Pura Kahyangan Jagat Mandhara Giri Semeru Agung, Desa Senduro, Lumajang, Jawa Timur, pada Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Badung dalam menjaga nilai-nilai adat, agama, dan budaya, sekaligus mempererat tali persaudaraan umat Hindu lintas daerah.
Upacara persembahyangan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, didampingi Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, serta Sekretaris Daerah Ida Bagus Surya Suamba. Prosesi upacara dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putu Ngenjung dari Griya Keniten Selat Duda, Karangasem, Bali.
Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Lumajang Hj. Indah Amperawati, Wakil Bupati Lumajang Yudha Aji Kusuma, unsur Forkopimda setempat, serta jajaran pimpinan perangkat daerah dan perwakilan lembaga adat dari Kabupaten Badung. Selain persembahyangan, rangkaian acara diisi dengan persembahan Tari Pendet oleh Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama jajaran organisasi kewanitaan.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gede Sukadana, menjelaskan bahwa Bhakti Penganyar merupakan bentuk sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Badung juga menyerahkan dana punia sebesar Rp150 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian kegiatan keagamaan di pura tersebut.
Bupati Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa kehadiran Pemkab Badung bukan sekadar kewajiban spiritual, melainkan upaya memperkuat ikatan kebersamaan.
"Nilai kebersamaan, gotong royong, dan sradha bhakti harus terus dijaga sebagai kekuatan umat Hindu. Pemerintah Kabupaten Badung akan terus mendukung pelestarian adat, seni, budaya, dan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari pembangunan yang berlandaskan filosofi Nangun Sat Kerthi Loka Bali," ujar Bupati Adi Arnawa.
Ia berharap tradisi Bhakti Penganyar dapat dilaksanakan secara berkesinambungan setiap tahunnya.
"Kedepannya, kegiatan serupa diharapkan tidak hanya dilakukan di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, tetapi juga di pura-pura kahyangan lainnya di luar Bali, seperti di kawasan Gunung Rinjani dan Pura Gunung Salak, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan serta kebijakan pemerintah daerah", kata Sukadana.
Bagikan
Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, DiskopUKMP Badung bersa...
- 4 jam yang lalu
Sinergi P4GN di Lingkungan Sekolah Bunda Anti Nar...
- 4 jam yang lalu
Bupati Dorong Transformasi Sektor Pariwisata Wuju...
- 4 jam yang lalu
Piodalan di Desa Adat Selat Bupati Adi Arnawa Tar...
- 4 jam yang lalu
Karya Yadnya di Pura Dalem Sari Bupati Adi Arnawa...
- 4 jam yang lalu
-
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DEWAS PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 15:27 WITA -
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DIREKSI UMUM PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 14:41 WITA -
Open Recruitment DEWAS Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:09 WITA -
Open Recruitment DIREKSI Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:02 WITA




