<div style="text-align: justify;">   SEDANG-Bunga pacah adalah salah satu sarana dalam upacara umat hindu,</div> <div style="text-align: justify;"> biasanya terdapat pada canang maupun sesajen/banten dalam upacara.</div> <div style="text-align: justify;"> Bunga pacah umum digunakan untuk persembahyangan baik persembahyangan</div> <div style="text-align: justify;"> sehari-hari ataupun pada saat hari besar keagamaan umat hindu. Tidak heran nilai</div> <div style="text-align: justify;"> ekonomis bunga pacah di bali umumnya sangat menjanjikan.</div> <div style="text-align: justify;">  </div> <div style="text-align: justify;">  Peluang inilah yang dilihat oleh para petani di desa Sedang, seperti keterangan</div> <div style="text-align: justify;"> salah satu petani bunga pacah ‘Made Puji’ (60) menurut ketarangannya bunga</div> <div style="text-align: justify;"> pacah memang sangat bernilai ekonomis tinggi apalagi pada saat upacara</div> <div style="text-align: justify;"> keagamaan umat hindu ataupun piodalan, pada saat galungan misalnya dari yang</div> <div style="text-align: justify;"> seharga 10 ribu rupiah /kg bisa mencapai 25 ribu /kg” ungkapnya.</div> <div style="text-align: justify;">  </div> <div style="text-align: justify;">   Menurut “I Gede putu natih.S.E selaku prebekel desa Sedang mengungkapkan</div> <div style="text-align: justify;"> bahwa di desa Sedang memang mayoritas sebagai petani, akan tetapi di era</div> <div style="text-align: justify;"> sekarang tidak banyak minat masyarakat untuk terjun di dunia pertanian karena satu</div> <div style="text-align: justify;"> atau lain hal, rata-rata umur petani secara umum diatas 50 thn. sangat disayangkan</div> <div style="text-align: justify;"> sekali karena pertanian lah yang menjadi sumber kehidupan Masyarakat di Bali,</div> <div style="text-align: justify;"> tegasnya. (005/KIMSDG)</div>
BUNGA PACAH MENGANGKAT PEREKONOMIAN PETANI DESA SEDANG
29 Apr 2018