Pengerajin Patung Sangkar Ayam di Desa Sedang Mulai Berkurang.

  • 12 Juli 2018
  • Dibaca: 36 Pengunjung
Pengerajin Patung Sangkar Ayam di Desa Sedang Mulai Berkurang.
SEDANG - 12/7/2018 
 
Kehidupan serta keseharian masyarakat bali menarik perhatian turis sejak dulu.  Nyoman Adil Antara, salah satu Pengerajin patung sangkar ayam Desa Sedang, Abiansemal, Badung sedang sibuk mengukir patung sangkar ayam ketika dikunjungi anggota KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) . Proses yang disebut dengan finishing itu, dikerjakannya kurang lebih 5 hingga sepekan tergantung ukuran patung yang dibuat . 
 
Patung sangkar ayam merupakan patung khas dari DesaSedang. Yakni, patung seorang kakek sedang membawa sangkar ayam (guwungan). Keahlian mengukir diperolehnya dari orangtuanya dan menurut beberapa perajin di desa itu, keahlian memahat diteruskan secara turun temurun. “Tiang (saya) sudah dari sejak kelas V SD mulai ngukir,” tuturnya.
 
Sayangnya, kini tak banyak generasi muda di Desa Sedang yang bergelut dengan profesi itu. Pemasaran yang mulai seret mengakibatkan tak banyak yang bergelut lagi di profesi mengukir. Akibatnya, sejumlah pengerajin mulai beralih profesi sehingga keberadaan perajin patung sangkar ayam di Desa Sedang mulai berkurang. (004/KIM SDG) 
  • 12 Juli 2018
  • Dibaca: 36 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita